Dari awal didirikan Jawdat sudah memiliki misi untuk berkompetisi di pasar global dan mensejajarkan diri dengan perusahaan-perusahaan asing besar di bidang Teknologi Informasi. Dimulai dengan menyediakan jasa konsultasi dan pelatihan sampai menjadi penyedia solusi dan membuat produk software sendiri memanfaatkan talenta-talenta muda Indonesia. Membuat produk sendiri adalah cara memperkecil gap skill digital yang dimiliki oleh bangsa kita dengan bangsa lain, sampai pada akhirnya kita mampu menyamai bahkan melampaui mereka.
Jawdat memiliki fokus market operator telekomunikasi, dan produk kita berada dicakupan Network Orchestration and Management. Unique value proposition yang ditawarkan Jawdat adalah platform agnostic yang mendukung environment operator yang multi-vendor, dengan menggunakan teknologi Software Defined Networking (SDN), otomasi, dan advanced monitoring and telemetry, sambil mulai masuk ke area Internet of Things (IoT) dan memperkenalkan fitur Machine Learning untuk melakukan predictive analysis.
Produk Dbots yang digunakan oleh TelkomTelstra selain membantu menurunkan biaya operasional sampai lebih dari 80%, juga banyak mendapat penghargaan seperti World Communication Award 2017, ACA Innovation Award 2017, dan Stevie Winner Award 2017. David Gee, COO dari TelkomTelstra menuliskan penjelasan tentang Dbots di website Telstra. Ini hanya salah satu bukti bahwa Jawdat, dan anak-anak muda Indonesia, mampu membuat produk berkualitas untuk berkompetisi dengan produk buatan perusahaan asing.
Dan sekarang Jawdat sedang mencari pemimpin baru agar produk kita bisa berhasil "Crossing the Chasm".
Crossing the Chasm adalah konsep yang dijelaskan oleh Geoffrey A. Moore di bukunya tentang "chasm" atau jurang antara kelompok customer yang berbeda, yaitu customer di early market seperti early adopter, dan customer yang masuk kelompok mayoritas di mainstream market seperti early majority. Keberhasilan memasarkan produk pada
kelompok early market belum tentu dapat berhasil di mainstream.
Banyak perusahaan IT baru yang mengembangkan produk yang bagus,
kemudian laku sesaat tetapi kemudian perusahaannya tidak bisa tumbuh karena mereka tidak dapat menyeberangi
chasm untuk memasuki pasar mainstream atau pasar yang sebenarnya.
Seluruh team Jawdat berterima kasih kepada Tedhi Achdiana yang sudah mengembangkan perusahaan dari awal didirikan, dari 3 orang sampai menjadi lebih dari 30 orang hari ini. Tedhi memutuskan untuk fokus ke perusahaan baru yang dia dirikan beberapa waktu lalu.
Jawdat mencari pemimpin untuk Crossing the Chasm. Silahkan menghubungi saya jika tertarik untuk mendiskusikan tentang hal ini.
Friday, January 26, 2018
Sunday, October 15, 2017
Mencari Network Software Engineer Baru
Kisah Jawdat adalah kisah klasik perusahaan underdog melawan perusahaan besar. Atau kisah David vs. Goliath. Didirikan di akhir tahun 2012 sebagai perusahaan yang menyediakan jasa konsultasi dan pelatihan di bidang Teknologi Informasi (TI), mulai akhir 2014 Jawdat mengubah fokus menjadi penyedia solusi dan membuat produk software sendiri di bidang Software Defined Networking (SDN), network automation, dan advanced monitoring and telemetry. Walau sudah dipercaya untuk meng otomasi perangkat-perangkat customer yang merupakan perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia seperti group Telkom dan Lintasarta, Jawdat sering harus berkompetisi dengan produk buatan perusahaan asing seperti Cisco, Fortinet dan Velocloud.
When you are smaller, you need to be faster and smarter. Kekuatan utama Jawdat terletak di kemampuan perusahaan untuk beradaptasi dalam memberikan solusi terbaik untuk pelanggan. Menggunakan prinsip vendor agnostic yang berarti produk software NMS/automation Jadwat bisa jalan di atas hardware apa saja, dan juga prinsip multi-vendor yang berarti produk software bisa digunakan untuk melakukan otomasi perangkat vendor apa saja. Team engineering masih relatif kecil, tapi rata-rata memiliki kompetensi dan pengalaman intensif dalam memberikan solusi dan membuat software di bidang networking. Network Engineer di Jawdat sudah ber transformasi menjadi Network Software Engineer, mampu memecahkan masalah di jaringan komputer dengan pendekatan computer science. Tidak heran engineer Jawdat banyak direkrut oleh perusahaan seperti Cisco Indonesia dan Cisco APAC, Bukalapak, Tokopedia sampai SingTel.
Dan sekarang Jawdat sedang mencari talenta-talenta baru buat menjadi Network Software Engineer berikutnya. Mereka yang tertarik untuk membangun produk Intent-Based Networking. Yang mau memecahkan masalah customer dengan automation, advance telemetry sampai nanti menggunakan Machine Learning di networking. Yang mengerti data structure dan algoritma. Mereka yang menguasai setidaknya bahasa pemrograman seperti Python, dan juga NoSQL sampai Big Data infrastructure. Mampu bekerja sebagai Full Stack engineer di web based platform atau setidaknya di Backend. Terbiasa menggunakan version control. Yang selalu berkomunikasi dengan API, menggunakan Linux sehari-hari, dan sudah terbiasa bekerja dengan Cloud. Dan tentunya: yang berani untuk membuat produk software sendiri untuk berkompetisi dengan software perusahaan besar asing.
Tertarik untuk apply? Silahkan lihat diagram berikut:
Tantangan: bagaimana cara melakukan zero touch atau setidaknya sentuhan manusia seminimum mungkin sehingga akhirnya VNF di atas VCPE platform di sebelah kanan bisa berkomunikasi dengan hardware CPE di kiri. Pikirkan fungsi control apa yang harus dilakukan oleh Cloud-based Automation Engine. Pikirkan bagaimana proses setup dan konfigurasi otomatis dari VCPE baru dari awal ketika belum di setup sama sekali. Pikirkan bagaimana VCPE bisa auto connect ke GW di Cloud, dan GW sampai legacy MPLS networking juga di auto configure sehingga tersedia end-to-end forwarding path dari VCPE ke CPE. Pikirkan fungsi monitoring apa saja yang harus dilakukan. Dan akhirnya, pikirkan komponen sistem dari software yang harus dibangun buat bisa mewujudkan itu semua. Pikirkan northbound dan southbound API, juga API antara komponen di dalam sistem. Bonus poin untuk pemikiran tentang input validation dan error handling.
Sudah dipikirkan? Silahkan bikin tulisan untuk pitching ke kita. Format dokumen boleh text, doc, slide, diagram bahkan snippet code dengan comment kalo mau. Kirimkan ke info@jawdat.com dengan subject: “Network Software Engineer”. Jika mampu melakukan ini dalam waktu 24 jam ke depan, akan saya interview sendiri di Jakarta hari Rabu dan Kamis ini, dengan tawaran pekerjaan langsung di akhir minggu.
Tantangan ini terbuka buat siapa saja tanpa melihat latar belakang pendidikan, jumlah tahun pengalaman, maupun faktor SARA. Good luck.
Monday, July 31, 2017
Membangun Produk SDN, Bandung 7 Agustus 2017
Insha Allah saya akan berada di Telkom University Bandung hari Senin pagi 7 Agustus untuk membawakan workshop "Building Software Defined Networking (SDN) Product". Ini adalah bagian terakhir dari SDN Trilogy setelah sebelumnya kita membuat workshop Building SDN Skills (with Hackathon) dan SDN Industry di tahun 2015 dan 2016. Materi pembahasan workshop mulai dari market SDN dan opportunity, perkembangan teknologi SDN yang sekarang lebih mengarah ke otomasi dan Intent-based Networking, product management dan Agile software development, sampai ke contoh kasus bagaimana membuat produk Jawdat yang mampu berkompetisi dengan produk buatan vendor asing besar dan meraih banyak award. Sampai bertemu di Bandung, dan terima kasih sebelumnya kepada Telkom University sebagai penyelenggara
Wednesday, July 26, 2017
Membangun Produk SDN, Jakarta, Agustus 2017
Hi all, Insha Allah saya akan berada di Indonesia minggu ke dua Agustus. Hari Rabu pagi tanggal 9 Agustus saya punya waktu untuk memberikan workshop 3 jam di Jakarta tentang "Membangun Produk SDN (Software Defined Networking)" dengan materi mulai dari pembahasan market dan opportunity, perkembangan teknologi SDN yang sekarang lebih mengarah ke otomasi dan Intent-based Networking, product management dan Agile software development, sampai ke contoh kasus produk buatan Jawdat yang mampu berkompetisi dengan produk buatan vendor asing besar dan meraih banyak award. Saya mencari pihak yang mau menyediakan tempat, projector dan sound, dan bersedia mengadakan acara ini secara gratis karena saya juga tidak akan memungut bayaran. Silahkan jika ada yang tertarik untuk menjadi penyelengara hubungi info@jawdat.com dan sertakan nama instansi/organisasi/sekolah berikut informasi tentang tempat, kapasitas dan fasilitas yang bisa disediakan. Terima kasih
Thursday, August 11, 2016
Kejarlah Sertifikasi, Untuk Alasan Yang Tepat
"Knowledge of what they teach in certification programs can be helpful. However, the actual certification is not useful in this organization." Touché!
Tulisan ini saya lihat di salah satu slide new hire training di Google. Dulu saya sering bilang: gunakan program sertifikasi untuk belajar ilmu dan skill, tapi jangan jadikan lulus ujian sertifikasi sebagai target akhir, karena banyak orang menggunakan segala cara hanya untuk lulus. Dan ternyata #1 Best Company To Work For mengatakan hal yang sama.
Waktu saya masih di Cisco pun sebenarnya sudah sering merasakan hal ini. Ketika harus membuat design atau me review network architecture dari customer large enterprise maupun telco/service provider di APAC dan EMEA, tidak ada yang perduli berapa CCIE atau sertifikasi CCDE yang saya punya. Yang mereka lihat adalah hasil kerja.
Kesimpulannya: gunakan program sertifikasi buat belajar. Tidak salah buat ikut ujian. Jadikan ujian sebagai "milestone" atau mekanisme "feedback" buat mengukur sejauh mana progress kita dalam belajar dan apakah kita sudah mengerti materi.
Tapi jangan sekali-kali menjadikan lulus ujian sebagai target akhir, sehingga melakukan segala cara!
Tuesday, March 15, 2016
Mengajak Indonesia Muda Membangun Industri SDN
Sebelum banyak orang membicarakan tentang Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), dari beberapa tahun yang lalu saya sudah sering menunjukkan gambar ini. Ini adalah gambar peta dunia yang flat, tidak ada garis pembatas antara negara. Artinya pasar dunia yang global tidak mengenal batas, seorang professional bisa memilih buat bekerja di pelosok Indonesia atau tempat-tempat lain di manapun di dunia.
Banyak yang menyatakan keraguan dengan MEA: apakah ini berarti akan banyak orang-orang asing yang bisa masuk ke Indonesia, mengambil alih pekerjaan kita, dan membuat kita tidak bisa menjadi tuan rumah di negara sendiri? Pertanyaan saya ke mereka yang ragu adalah: mengapa tidak berpikir sebaliknya? Bukankah MEA memberi kemudahan buat kita juga untuk bisa bekerja di manapun? Mengapa tidak memikirkan kemungkinan kita akan berhasil dan professional kita menjadi global player?
Sejak 4 tahun yang lalu saya dan team Jawdat sudah mulai melakukan proses transformasi di Indonesia. Moto kita waktu itu: transform students and professionals to become globally competitive professionals. One person at a time. Kita mulai dengan mengajak mahasiswa dan professional Indonesia membekali diri dengan sertifikasi skill yang diakui secara internasional. Kemudian kita menjelaskan arsitektur detil dari solusi dan produk Next Generation Networks (NGN). Jawdat sendiri tidak hanya memberikan pelatihan, tapi juga merekrut anak-anak muda berbakat yang kemudian disalurkan untuk mengerjakan project di berbagai negara.
Di 2 tahun terakhir fokus kita mengarah ke teknologi Software Defined Networking (SDN). SDN dianggap mampu menyelesaikan berbagai masalah di teknologi networking yang masih menggunakan distributed control plane atau fungsi control yang terdistribusi, sehingga bisa membantu bisnis dari segi pengurangan Capex dan Opex, penambahan Revenue dan meningkatkan kecepatan inovasi dalam membuat service baru. Gartner sendiri di Hype Cycle mereka menyatakan SDN & NFV bukan lagi hype semata seperti di tahun 2013, tapi mulai diimplementasikan oleh berbagai persusahaan dengan ekspektasi yang sesuai.
Jawdat sudah beberapa kali mengadakan acara SDN Workshop. Di bulan Agustus tahun lalu bahkan mengadakan SDN Hackathon yang pertama di Indonesia. Mimpi kita adalah menjadikan Indonesia sebagai pemain global di industri Software Defined Networking. Bukan hanya sebagai pengguna atau penonton, tapi terlibat aktif baik dari segi mengintegrasikan solusi sampai membuat produk SDN sendiri. Dan kita percaya orang Indonesia mampu untuk mewujudkan mimpi itu. Di Hackathon bulan Agustus kita melihat bagaimana adik-adik mahasiswa bisa membuat solusi SDN dalam waktu hanya 30 jam. Jawdat merupakan perusahaan SDN pertama di Indonesia yang sekarang sedang mengimplementasikan beberapa produk buatan sendiri di berbagai project, baik di dalam maupun luar negri.
Di bulan Januari yang lalu kita membuat sesi Membangun Industri SDN di Indonesia buat para professional. Di awal April kita rencananya akan membawa sesi ini ke 5 kampus di 5 kota untuk mengajak para mahasiswa dan akademisi bersama-sama membangun industri ini secara aktif di Indonesia. Sesi Membangun Industri SDN Goes to Campus yang berupa workshop sehari penuh akan membahas pengenalan teknologi Software Defined Network, market industri SDN global, implementasi SDN & NFV di industri, demo produk SDN sampai ke cara membangun solusi dan produk SDN.
5 kampus di 5 kota tersebut adalah:
- 4 April = Medan (USU)
- 5 April = Balikpapan (Poltek Balikpapan)
- 6 April = Makassar (UIM)
- 7 April = Jogja (UII)
- 8 April = Bandung (Telkom University)
Kita juga akan mengadakan kompetisi SDN mini-hackathon di mana mahasiswa bisa menunjukkan skill yg dimiliki, yang akan dipresentasikan selama workshop di 5 kampus tersebut. Acara ini terbuka buat mahasiswa dari seluruh Indonesia. Peserta terbaik mini-hackathon akan mendapat hadiah uang dan kesempatan untuk langsung bekerja di Jawdat sebagai SDN engineer.
Cara mengikuti kompetisi SDN mini-hackathon "Show Us Your SDN Skill":
1. Kirim email ke apprentice@jawdat.com dengan subject "I'm going to show you my SDN skill!"
2. Sertakan detil kontak dan CV terbaru, level dari skill SDN yang sekarang: Linux, Openflow, SDN Controller, OpenStack, Python/Java, UI/UX. Dipersilahkan untuk menunjukkan hasil kerja yang berhubungan di SDN (bisa berupa link atau attachment)
3. Kita akan memberikan instruksi cara mendownload SDN All-in-one Virtual Machine (VM) dan tujuan dari hackathon yang akan dilakukan
4. Peserta akan diberi waktu beberapa hari untuk meng-hack AIO VM sesuai dengan petunjuk yang diberikan. Setelah selesai atau waktu habis, hasil akan dikirimkan kembali ke apprentice@jawdat.com
5. Jika hasil hackathon terpilih, kamu harus datang ke salah satu dari 5 kampus tersebut untuk melakukan presentasi (semua biaya akan kita tanggung)
6. Peserta terbaik akan mendapatkan hadiah uang dan tawaran kerja di Jawdat. Total hadiah uang yang diperebutkan adalah 25 juta rupiah
Buat para mahasiswa maupun pihak akademisi dari kampus lain yang ingin mengikuti acara workshop, dipersilahkan untuk menghubungi pihak penyelenggara di 5 kampus tersebut. Saya dan Team Jawdat mempersiapkan materi sedangkan kampus penyelenggara yang melakukan kordinasi untuk pelaksanaan acara.
Mimpi kita menjadikan Indonesia sebagai pemain global di industri SDN.
Mari kita wujudkan bersama-sama.
Dan buat para mahasiswa: #ShowUsYourSDNSkill
Banyak yang menyatakan keraguan dengan MEA: apakah ini berarti akan banyak orang-orang asing yang bisa masuk ke Indonesia, mengambil alih pekerjaan kita, dan membuat kita tidak bisa menjadi tuan rumah di negara sendiri? Pertanyaan saya ke mereka yang ragu adalah: mengapa tidak berpikir sebaliknya? Bukankah MEA memberi kemudahan buat kita juga untuk bisa bekerja di manapun? Mengapa tidak memikirkan kemungkinan kita akan berhasil dan professional kita menjadi global player?
Sejak 4 tahun yang lalu saya dan team Jawdat sudah mulai melakukan proses transformasi di Indonesia. Moto kita waktu itu: transform students and professionals to become globally competitive professionals. One person at a time. Kita mulai dengan mengajak mahasiswa dan professional Indonesia membekali diri dengan sertifikasi skill yang diakui secara internasional. Kemudian kita menjelaskan arsitektur detil dari solusi dan produk Next Generation Networks (NGN). Jawdat sendiri tidak hanya memberikan pelatihan, tapi juga merekrut anak-anak muda berbakat yang kemudian disalurkan untuk mengerjakan project di berbagai negara.
Di 2 tahun terakhir fokus kita mengarah ke teknologi Software Defined Networking (SDN). SDN dianggap mampu menyelesaikan berbagai masalah di teknologi networking yang masih menggunakan distributed control plane atau fungsi control yang terdistribusi, sehingga bisa membantu bisnis dari segi pengurangan Capex dan Opex, penambahan Revenue dan meningkatkan kecepatan inovasi dalam membuat service baru. Gartner sendiri di Hype Cycle mereka menyatakan SDN & NFV bukan lagi hype semata seperti di tahun 2013, tapi mulai diimplementasikan oleh berbagai persusahaan dengan ekspektasi yang sesuai.
Jawdat sudah beberapa kali mengadakan acara SDN Workshop. Di bulan Agustus tahun lalu bahkan mengadakan SDN Hackathon yang pertama di Indonesia. Mimpi kita adalah menjadikan Indonesia sebagai pemain global di industri Software Defined Networking. Bukan hanya sebagai pengguna atau penonton, tapi terlibat aktif baik dari segi mengintegrasikan solusi sampai membuat produk SDN sendiri. Dan kita percaya orang Indonesia mampu untuk mewujudkan mimpi itu. Di Hackathon bulan Agustus kita melihat bagaimana adik-adik mahasiswa bisa membuat solusi SDN dalam waktu hanya 30 jam. Jawdat merupakan perusahaan SDN pertama di Indonesia yang sekarang sedang mengimplementasikan beberapa produk buatan sendiri di berbagai project, baik di dalam maupun luar negri.
Di bulan Januari yang lalu kita membuat sesi Membangun Industri SDN di Indonesia buat para professional. Di awal April kita rencananya akan membawa sesi ini ke 5 kampus di 5 kota untuk mengajak para mahasiswa dan akademisi bersama-sama membangun industri ini secara aktif di Indonesia. Sesi Membangun Industri SDN Goes to Campus yang berupa workshop sehari penuh akan membahas pengenalan teknologi Software Defined Network, market industri SDN global, implementasi SDN & NFV di industri, demo produk SDN sampai ke cara membangun solusi dan produk SDN.
5 kampus di 5 kota tersebut adalah:
- 4 April = Medan (USU)
- 5 April = Balikpapan (Poltek Balikpapan)
- 6 April = Makassar (UIM)
- 7 April = Jogja (UII)
- 8 April = Bandung (Telkom University)
Kita juga akan mengadakan kompetisi SDN mini-hackathon di mana mahasiswa bisa menunjukkan skill yg dimiliki, yang akan dipresentasikan selama workshop di 5 kampus tersebut. Acara ini terbuka buat mahasiswa dari seluruh Indonesia. Peserta terbaik mini-hackathon akan mendapat hadiah uang dan kesempatan untuk langsung bekerja di Jawdat sebagai SDN engineer.
Cara mengikuti kompetisi SDN mini-hackathon "Show Us Your SDN Skill":
1. Kirim email ke apprentice@jawdat.com dengan subject "I'm going to show you my SDN skill!"
2. Sertakan detil kontak dan CV terbaru, level dari skill SDN yang sekarang: Linux, Openflow, SDN Controller, OpenStack, Python/Java, UI/UX. Dipersilahkan untuk menunjukkan hasil kerja yang berhubungan di SDN (bisa berupa link atau attachment)
3. Kita akan memberikan instruksi cara mendownload SDN All-in-one Virtual Machine (VM) dan tujuan dari hackathon yang akan dilakukan
4. Peserta akan diberi waktu beberapa hari untuk meng-hack AIO VM sesuai dengan petunjuk yang diberikan. Setelah selesai atau waktu habis, hasil akan dikirimkan kembali ke apprentice@jawdat.com
5. Jika hasil hackathon terpilih, kamu harus datang ke salah satu dari 5 kampus tersebut untuk melakukan presentasi (semua biaya akan kita tanggung)
6. Peserta terbaik akan mendapatkan hadiah uang dan tawaran kerja di Jawdat. Total hadiah uang yang diperebutkan adalah 25 juta rupiah
Buat para mahasiswa maupun pihak akademisi dari kampus lain yang ingin mengikuti acara workshop, dipersilahkan untuk menghubungi pihak penyelenggara di 5 kampus tersebut. Saya dan Team Jawdat mempersiapkan materi sedangkan kampus penyelenggara yang melakukan kordinasi untuk pelaksanaan acara.
Mimpi kita menjadikan Indonesia sebagai pemain global di industri SDN.
Mari kita wujudkan bersama-sama.
Dan buat para mahasiswa: #ShowUsYourSDNSkill
Wednesday, December 30, 2015
Membangun Industri SDN di Indonesia 2016
Mimpi kita adalah menjadikan Indonesia sebagai pemain global di industri Software Defined Networking. Bukan hanya sebagai pengguna atau penonton, tapi terlibat aktif baik dari segi mengintegrasikan solusi sampai membuat produk SDN sendiri.
Dan kita percaya orang Indonesia mampu untuk mewujudkan mimpi itu. Di Hackathon bulan Agustus kita melihat bagaimana adik-adik mahasiswa bisa membuat solusi SDN dalam waktu hanya 30 jam. Jawdat merupakan perusahaan SDN pertama di Indonesia yang sekarang sedang mengimplementasikan beberapa produk buatan sendiri di berbagai project, baik di dalam maupun luar negri.
Seperti diumumkan sebelumnya, kita berencana mengadakan sesi "Membangun Industri SDN di Indonesia" di bulan Januari 2016. Banyaknya penawaran yang masuk untuk menjadi penyelenggara acara ini membuat kita harus mengubah rencana pelaksanaan sebagai berikut:
- 20 Januari 2016: Sesi tertutup di Jakarta khusus undangan dari pihak Sponsor
- 21 Januari 2016: Sesi terbuka di Jakarta berbayar khusus untuk professional
- Untuk para mahasiswa kita akan mengadakan roadshow tentang SDN ke kampus-kampus di berbagai kota di Indonesia (biasanya gratis atau biaya minimum sesuai kebijakan penyelenggara). Selain menjelaskan teknologi ini dan solusi apa yang bisa dibangun, kita sekaligus mencari bakat yang akan direkrut oleh team Jawdat untuk membantu pembuatan produk dan implementasinya. Waktu dan lokasi akan kita umumkan kemudian.
Untuk acara tanggal 21 Januari format nya adalah workshop berbayar untuk professional selama 1 hari penuh. Topik dimulai dari Perkembangan Industri SDN & NFV Dunia, Pengenalan Teknologi SDN & NFV, Solusi SDN di Data Center dan Service Provider, Membangun Solusi SDN di Indonesia sampai Membangun Skill SDN & NFV. Kita juga akan membahas hasil Hackathon bulan Agustus kemarin dan berbagai demo produk SDN. Dan ada kesempatan untuk mendapatkan Jawdat All-in-one VM (Virtual Machine) yang bisa dipakai untuk belajar SDN & NFV secara mandiri di rumah.
Pendaftaran untuk sesi tanggal 21 Januari akan dibuka dalam waktu dekat. Jumlah kursi terbatas. First come first serve.
Mari menyambut tahun 2016 dengan mewujudkan mimpi bersama.
Subscribe to:
Posts (Atom)











