Tuesday, October 21, 2014

DEW: SP NGN dan CCIE Indo Dinner


Insha Allah saya akan berada di Jakarta untuk suatu urusan, sekalian akan mengajar langsung kelas Design Expert Workshop: SP NGN tanggal 10-12 November.

Ini adalah workshop unik 3 hari satu-satunya di Indonesia, bahkan di dunia, yang berfokus di aspek design sambil membangun high level design komplit dari suatu SP NGN dari layer Transport sampai Services beserta QoS dan High Availability. Akan banyak diskusi interaktif tentang design dan juga group work. Selesai workshop diharapkan para peserta mengerti detil design SP dan mengetahui bagaimana membuat high level design NGN.

Saya merancang workshop ini berdasarkan pengalaman bertahun-tahun mendesign network customer khususnya SP NGN di Asia Pacific, Europe, Middle East dan Africa. Sekedar informasi workshop ini juga ditawarkan di internal Cisco untuk mentraining consulting engineer baru.

Jika ada waktu saya juga akan membawakan "SP NGN of the Future" untuk membahas perubahan design di SP NGN di dunia dengan semakin maraknya teknologi SDN dan NFV.
 
Yang tertarik silahkan kontak: info@jawdat.com

Sekalian ingin mengumumkan rencana untuk mengadakan dinner ekslusif hanya untuk CCIE Indonesia. Selain untuk ber silaturahmi dan social networking, di kesempatan ini saya juga akan memberikan pandangan tentang masa depan CCIE dan juga teknologi networking, dengan munculnya paradigma SDN, NFV sampai ke IOT.

Rencananya dinner akan diadakan pada tanggal 12 Nov malam. Lokasi di kawasan Pejompongan. Para CCIE Indo (yang sudah lulus ujian lab) bisa mendaftar dengan menyertakan nama lengkap, nomer CCIE, email dan kontak, beserta tempat bekerja sekarang, agar kita bisa reservasi tempat.

Silahkan para CCIE Indo untuk mendaftar dinner ke: afilia@jawdat.com

Saturday, September 27, 2014

CCIE R&S v5 Bootcamp di Dubai!


Jawdat akan mengadakan CCIE R&S V5 Bootcamp di Dubai, UAE, yg merupakan training international pertama kita. Kesempatan buat professional Indonesia di Middle East untuk mengikuti Bootcamp berbahasa Indonesia dgn harga yg kompetitif:

- CCIE R&S dgn materi terupdate V5
- 5 hari full selama 22 - 26 Desember 2014
- pengajar konsultan Indonesia berpengalaman bersertifikasi CCIE dan CCSI
- teori beserta contoh (di kelas) dan mock lab dan TS (via webex)
- akses ke platform online CCIE93 selama 12 bulan untuk belajar bersama dan mengikuti pembahasan mingguan lewat Webex

Disarankan untuk mendaftar dari sekarang sehingga bisa mempersiapkan diri secara online menggunakan platform CCIE93, agar bisa lebih siap mengikuti bootcamp ini.
Yang tertarik silahkan menghubungi info@jawdat.com

Tuesday, September 2, 2014

Jawdat Update - September 2014

Jawdat didirikan 2 tahun yang lalu untuk mewujudkan mimpi. Mimpi untuk melihat lebih banyak orang Indonesia berkompetisi di global market. Mimpi melihat konsultan Indonesia mengambil alih pekerjaan di negri sendiri yang sampai sekarang masih banyak dilakukan oleh konsultan asing. Mimpi bisa menghasilkan lebih banyak professional Indonesia yang memiliki kompetensi dan pola pikir global.

Untuk mewujudkan mimpi-mimpi tersebut Jawdat memilih untuk menjadi perusahaan Global Consulting di industri jaringan komputer. Kita mengerjakan project consulting di Indonesia maupun di negara-negara lain seperti di Middle East dan Afrika. Dalam mengerjakan project kita selalu menggunakan resource professional Indonesia. Ketika dibutuhkan untuk meng upgrade skill dari resource, maka kita mengadakan training baik secara online maupun kelas di Jakarta.

Anggota team Jawdat sendiri juga berevolusi. Ada yang dulu terlibat membangun Jawdat dari nol yang sekarang bekerja di Cisco. Jodi, peserta pertama CCIE bootcamp kita yang ikut membantu beberapa project penting termasuk menjadi project manager untuk project di Nigeria, bulan lalu diterima bekerja sebagai konsultan di NSN. Didit yang merupakan mentor utama program Network Specialist+ dan Network Engineer+ diterima bekerja di Global Knowledge.

Dan bulan ini kita kedatangan anggota baru: Aditya Hananto. Aditya sudah dikenal luas di komunitas jaringan komputer dan pernah bekerja di perusahaan seperti Inixindo dan XL. Hampir 10 tahun terakhir dia bekerja sebagai konsultan network independen yang memberikan berbagai training program sertifikasi Cisco dan Juniper, dan juga terlibat mengerjakan berbagai project di Indonesia sampai di Saudi Arabia.

Nantinya Aditya akan menjadi Senior Technical Instructor di Jawdat sekaligus bertanggung jawab membuat program-program training baru sesuai kebutuhan industri. Di Jawdat kita memang memiliki berbagai training program sertifikasi, tapi kita juga sering berinovasi dan membuat banyak training custom seperti IP/MPLS for Mobile Operator, IPv6, IOS XR, QoS, High Availability, Internet BGP, Python for Network Engineer, IP NGN Bootcamp, Design Expert Workshop dan lain-lain.


Selain itu kita juga baru mendirikan perusahaan di Dubai, UAE, sebagai kantor utama buat Jawdat group. Perusahaan dengan nama Jawdat Technology Solutions ini berfokus di Intelligent Infrastructure and Network Programming dan nantinya akan menjadi hub buat menyalurkan professional Indonesia ke project di berbagai negara. Project yang sekarang sedang kita tangani adalah Next Generation Data Center Network untuk pemerintah UAE, dan sejak beberapa bulan lalu salah satu Network Programmability Engineer kita sudah tinggal di Dubai untuk mengerjakan project ini.

Selamat datang buat Aditya. Terima kasih Jodi dan Didit.

Dan terima kasih buat semua customer Jawdat, partner, serta komunitas yang sudah bersama-sama membantu kami dalam mewujudkan mimpi-mimpi ini.

Regards,
Himawan Nugroho
Chairman at Jawdat Teknologi Indonesia
Solutions Architect at Cisco Systems
3xCCIE#8171 (R&S, Sec, SP), CCDE#2013::18

Monday, August 18, 2014

Pesan Yang Terpotong, Tentang CCIE


Saya mulai belajar tentang computer networking dari awal tahun 2000. Buat seseorang yang tidak punya latar belakang di bidang IT sama sekali (saya lulus kuliah tahun 1999 dari jurusan Teknik Mesin), program sertifikasi dari Cisco merupakan berkah karena bisa memberikan panduan dalam belajar. Saya mulai dengan lulus CCNA setelah mengikuti training di Inixindo, kemudian dengan belajar otodidak mampu lulus CCNP, CCDA, CCDP sampai ujian CCIE written hanya dalam waktu kurang lebih 6 bulan.

Pada saat itu jumlah CCIE di Indonesia tidak banyak, bahkan jumlah CCNA pun pada saat itu masih kurang dari 300 orang! Jumlah CCIE Indonesia yang sedikit membuat mereka menjadi kelompok elit. Sangat sulit untuk bisa bertemu dan berdiskusi tentang persiapan belajar dengan mereka waktu itu, kecuali kalau kebetulan satu kantor atau ketemu pas melakukan project. Ditambah lagi materi belajar yang tidak terlalu banyak, sedikitnya jumlah orang Indonesia yang belajar itu, dan informasi yang simpang siur, membuat sangat sulit untuk mempersiapkan diri untuk ujian CCIE.

Ketika akhirnya saya lulus ujian lab di Tokyo tahun 2001, saya mencoba membantu para kandidat CCIE Indonesia dengan cara membagikan tips dan tricks dalam belajar. Saya sering menjawab email untuk berbagai pertanyaan non-NDA dari banyak orang. Saya juga mulai menulis blog tentang persiapan CCIE, dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, yang membuat saya menambah banyak koneksi dengan para professional baik dari dalam dan luar negri.

Secara langsung atau tidak, saat itu saya mengirimkan pesan berikut:

Bahwa setiap orang bisa menjadi CCIE, kalau mau.
Bahwa CCIE bisa dicapai dengan dedikasi, strategi dan kerja keras.
Bahwa memiliki CCIE bisa membuka kesempatan buat berkompetisi global.


Saya adalah bukti hidup dari ketiga pesan di atas. Saya yang tidak punya latar belakang kuliah di IT bisa mendalami networking karena ada program sertifikasi. Saya yang prestasi selama kuliah biasa-biasa saja bisa lulus menjadi satu dari kurang 20 CCIE Indonesia saat itu. Saya yang belum fasih dalam berbahasa Inggris waktu itu bisa mendapat banyak tawaran untuk bekerja di luar negri, hanya karena punya CCIE.

Saya akui, pesan-pesan di atas bukanlah pesan-pesan yang jelek.
Tapi itu semua adalah pesan yang terpotong. Pesan ini tidak komplit.

Akhir-akhir ini saya melihat banyak orang, baik orang Indonesia maupun orang luar, yang menjadikan CCIE sebagai tujuan akhir. Banyak yang mendengar pesan saya, atau melihat apa yang saya lakukan, dan merasa mereka akan bisa mencapai apa yang sudah saya capai selama ini, dengan mengandalkan CCIE. Lulus CCIE menjadi target utama, bahkan membuat banyak orang mencoba lulus ujian dengan menggunakan semua cara.

Kenyataannya?

Saya akan memberi contoh dengan tiga kasus jika kita masih bekerja sebagai karyawan (bukan entrepreneur). Di mulai dari pada saat proses seleksi masuk, kemudian ketika sedang berkarir di dalam perusahaan, dan pada akhirnya ketika terjadi pemecatan.

Kasus 1: Proses seleksi masuk

Apakah betul punya CCIE akan otomatis membuat mudah mendapatkan pekerjaan? Yordan, salah satu mentee CCIE93, berhasil masuk Schlumberger di Dubai walau tidak punya CCIE. Bahkan sertifikasi terakhir hanya punya CCNA. Hebatnya di proses seleksi dia bisa mengalahkan kandidat-kandidat lain yang punya CCIE.

Saya sering menginterview CCIE, bahkan ada yang punya dua CCIE, untuk penerimaan consulting engineer baru Cisco. Banyak dari mereka yang tidak lewat proses seleksi awal karena mereka hanya tahu cara untuk lulus CCIE. Banyak yang hanya tahu cara melakukan konfigurasi tanpa mengerti konsep mendalam.

Saya sendiri mendapat kesempatan interview di Cisco tahun 2006 bukan karena punya sertifikasi CCIE. Tapi kesempatan datang karena koneksi yang merekomendasikan berdasarkan reputasi yang saya bangun. Skill yang dibangun ketika belajar CCIE membuat saya mengerti konsep teknologi networking, yang membantu saya melewati proses interview teknis.

Kasus 2: Berkarir di perusahaan

Banyak orang yang bekerja keras tapi tidak mendapat promosi. Saya sudah sering bilang, kerja keras itu tidak cukup untuk mendapat promosi. Karena sebenarnya ketika kita direkrut memang sudah diharapkan  untuk bekerja keras dengan bayaran yang diberikan.

Punya satu atau lebih CCIE bisa jadi tidak relevan untuk berkarir di  perusahaan. Jika perusahaannya bergerak di bidang training misalnya, bisa jadi punya banyak CCIE akan membuat karir semakin maju karena akan membuat kita bisa mengajar di berbagai track CCIE yang berbeda-beda. Tapi untuk menjadi consultant misalnya, lebih utama untuk memiliki skill consulting bukan sertifikasi CCIE.

Di Cisco setiap engineer atau consultant diharapkan punya minimal satu CCIE, karena kita harus mendukung program sertifikasi yang kita buat. Tapi punya satu saja sudah cukup. Saya sendiri di Cisco mendapat promosi sampai menjadi Solutions Architect, bukan karena saya punya CCIE dan CCDE. Tapi karena saya bisa berkontribusi aktif dan membantu mengembangkan bisnis Cisco dengan cara membuat solusi teknis dan menjadi trusted advisor buat customer.

Kasus 3: Ketika terjadi layoff atau pemecatan

Ketika terjadi pemecatan, apakah punya sertifikasi seperti CCIE bisa menjadi jaminan untuk selamat? Yang lebih bisa menjadi jaminan tentunya adalah apakah kita relevan untuk kondisi perusahaan saat itu. Apakah skill yang kita miliki sesuai dengan kebutuhan perusahaan saat itu.

Saya punya teman di Cisco yang lulus CCDE bareng di London, dan dia kena layoff tahun lalu. Selama 8 tahun di Cisco saya sudah selamat layoff berkali-kali bukan karena saya punya banyak sertifikasi, tapi karena pada saat terjadi layoff skillset saya masih relevan dengan kebutuhan perusahaan.

Jadi pertanyaan paling penting adalah: Apakah kita relevan?
Pertanyaan ini penting untuk melewati proses seleksi masuk, untuk berkarir dan juga ketika menghadapi layoff atau pemecatan.

Seharusnya pesan saya tentang CCIE ditambahi hal berikut:

Bahwa CCIE itu penting tapi bukan segalanya. CCIE mungkin bisa penting ketika melamar kerja, misal ketika tidak ada lagi faktor pembeda antara kandidat yang melamar. Tapi seandainya satu kandidat lebih memiliki sesuatu yang dibutuhkan perusahaan, walau dia tidak punya CCIE, maka kemungkinan besar dia yang terpilih.

Bahwa yang terpenting itu adalah proses dalam mencapai CCIE yang seharusnya bisa memberikan koneksi karena belajar bersama kandidat lain. Proses belajar CCIE bisa membangun skill yang sebenarnya dengan mengerti konsep teknologi secara detil yang di validasi dengan banyak latihan. Proses belajar CCIE bisa membuat kita menambah pengalaman walau hanya sebatas di lab.

Dan bahwa yang terpenting itu untuk suatu perusahaan bukan semata-mata memiliki sertifikasi seperti CCIE. Tapi apakah skill yang kita punyai relevan dengan kepentingan perusahaan. Belasan tahun yang lalu hanya punya sertifikasi CCIE saja mungkin sudah cukup karena pada saat itu sangat dibutuhkan perusahaan. Tapi sekarang setiap individu harus mempunyai sesuatu untuk ditawarkan ke perusahan, harus mempunyai nilai yang bermanfaat buat mendukung bisnis perusahaan, baik punya sertifikasi CCIE atau tidak.

Ini adalah pesan saya yang komplit tentang CCIE, untuk mereka yang sedang belajar maupun yang sedang berpikir untuk memulai mengejar CCIE.

CCIE itu penting, tapi lebih penting adalah proses dalam mendapatkannya. Proses mengejar CCIE harus bisa memberikan koneksi, skill dan pengalaman. Networks, Skills, Experience. Dan jangan lupa untuk selalu membuat diri relevan dengan kebutuhan perusahaan, di mana pun kita berada.

Selamat ulang tahun, Indonesia.

Himawan Nugroho
3x CCIE #8171, CCDE #20130018

Tuesday, August 5, 2014

SDN Webex for Indonesia - Part 2


Eid Mubarak.
Selamat lebaran buat yang merayakan. Dan mohon maaf lahir batin.

Dalam rangka menyambut hari kemerdekaan Indonesia bulan Agustus, setiap 2 minggu sekali kita akan mengadakan "SDN Webex for Indonesia". Pembahasan berfokus di teknologi Software Defined Network dari teori sampai contoh implementasi, dengan pembicara rekan-rekan professional Indonesia yang bekerja di perusahan global seperti Cisco Systems, Cyan Inc dan Juniper Networks.

Sesi SDN pertama sudah dibawakan oleh Hinwoto pada hari Minggu 27 Juli lalu yang membahas SDN pada Service Provider (SP) masa depan. Sesi kedua hari Minggu ini 10 Agustus 2014 jam 1 siang WIB akan dibawakan oleh Dwi.

Seiring dengan evolusi networking yang mengarah ke software, apakah keamanan, kamuflase, dan kompleksitas jaringan komputer masih diperlukan? Apakah siklus teknologi mulai dari perancangan, pengadaan, perawatan, dan pengembangan harus terpaku ke banyak pihak, ataukah bisa berpusat di satu kesatuan? Sesi webex kali ini membahas kemungkinan ke depan dari teknologi (termasuk jaringan komputer sebagai contoh kecil), dan penerapannya.

Dwi adalah salah satu anggota tim pendukung teknis dari Cyan Inc yang berpusat di California, USA. Pengalaman beliau yang hampir dua dekade, mencakup area network engineer, security engineer, system engineer, quality assurance, dan field engineer di beberapa negara. Sebagai pendiri DCT Enterprise yang meiliki visi ke depan untuk menyamaratakan pendidikan dan pelatihan teknis, Dwi meluangkan waktunya dengan tetap menimba pengetahuan dan berbagi pengalaman dari rekan-rekan teknis yang ditemui hampir di segala kalangan.

Biaya untuk ikut: gratis.

Silahkan membaca FAQ berikut dan link buat pendaftaran sesi SDN Webex pertama hari Minggu 10 Agustus 2014 jam 1 siang WIB ada di bagian bawah.

Regards,
Himawan Nugroho
Chairman at Jawdat Teknologi Indonesia
Solutions Architect at Cisco Systems
3xCCIE#8171 (R&S, Sec, SP), CCDE#2013::18

Apa tujuan dari SDN Webex?
Belajar teknologi Software Defined Network dari teori sampai contoh implementasi

Apa topik yang akan dibawakan?
Semuanya tentang SDN dengan fokus pembahasan dari berbagai sudut yang berbeda karena pembicaranya adalah professional yang sekarang bekerja di perusahaan global yang berlainan. Sesi pertama pembicaranya adalah Hinwoto dari Cisco. Sesi kedua pembicaranya Dwi dari Cyan. Dan sesi selanjutnya akan dibawakan oleh Irzan dari Juniper

Bagaimana format acara?
Sesi webex selama 1-2 jam, di mana pembicara akan presentasi tentang materi disertai tanya jawab langsung

Siapa pembicaranya?
Sementara ini sudah ada Hinwoto, Dwi dan Irzan. Mudah-mudahan akan ada rekan-rekan pembicara lain yang tertarik bergabung

Apakah harus menyumbang 100 ribu rupiah seperti Ramadan Webex?
Tidak perlu. Tapi jika ingin meneruskan kebiasaan belajar sambil beramal, terutama di bulan suci Ramadan ini, kami persilahkan

Kemana harus membayar jika mau menyumbang?
Bisa ke Baitul Mal, dompet dhuafa, rumah yatim piatu, ke mesjid, ke lembaga penerima sedekah lain, dan juga lembaga charity maupun tempat-tempat ibadah lain sesuai dengan kepercayaan yang dianut

Apakah harus lapor dan kirim bukti kalau benar menyumbang?
Tidak perlu. Urusan pembayaran itu urusan pribadi masing-masing orang dengan Nya

Bagaimana cara mendaftar buat sesi SDN Webex?
Gunakan link berikut untuk sesi hari Minggu 10 Agustus 2014:
https://cisco.webex.com/ciscosales/j.php?ED=279126992&RG=1&UID=2383344132&RT=MiMxNTQ%3D

Untuk Email tolong di isi dengan benar karena link webex invite akan dikirimkan ke sana. Semua pendaftar akan kita coba approve paling lambat sehari sebelum sesi.

Tuesday, July 22, 2014

SDN Webex for Indonesia!


Di bulan Ramadan ini kami dari Jawdat mengadakan acara “Ramadan Webex” yaitu sesi virtual meeting webex setiap hari Minggu jam 1 siang WIB dengan berbagai topik berhubungan dengan teknologi jaringan komputer. Tujuannya adalah untuk mengajak rekan-rekan buat belajar sambil beramal. Jawdat Ramadan Webex tahun ini membahas sesi membangun network dari 0 sampai menjadi NGN, lalu transisi ke IPv6 dan interkoneksi Data Center.
 
Alhamdulillah total partisipasi dari 3 sesi Ramadan Webex yang lalu mencapai 200 orang lebih! Terima kasih buat semua peserta dan pembicara yang sudah mensukseskan inisiatif ini, dan mudah-mudahan bermanfaat.

Dalam rangka menyambut hari kemerdekaan Indonesia bulan depan, setiap 2 minggu sekali dimulai minggu ini kita akan mengadakan "SDN Webex for Indonesia". Pembahasan berfokus di teknologi Software Defined Network dari teori sampai contoh implementasi, dengan pembicara rekan-rekan professional Indonesia yang bekerja di perusahan global seperti Cisco Systems, Cyan Inc dan Juniper Networks.

Sesi SDN pertama hari Minggu 27 Juli 2014 jam 1 siang WIB akan dibawakan oleh Hinwoto yang akan membahas SDN pada Service Provider (SP) masa depan

Sesi ini berfokus pada bagaimana pengembangan SDN pada SP atau Operator Telekomunikasi dan Service. Jaringan SP yang semakin rumit dan besar menyebabkan keterbatasan fleksibilitas SP dalam layanan dan support. Adopsi teknologi SDN pada SP dapat membantu evolusi jaringan SP masa depan menjadi lebih fleksibel, lebih otomatis, lebih cepat dan keunggulan support serta inovasi layanan. Sesi ini akan menjelaskan gambaran umum tentang SDN, bagaimana evolusi dan inovasi SP masa depan, dan bagaimana adopsi teknologi disertai demo teknologi SDN di SP.

Biaya untuk ikut: gratis.

Buat yang masih ingin menyumbang Rp 100,000,- per peserta per sesi seperti sesi Ramadan Webex yang lalu, kami persilahkan. Pembayaran dapat dilakukan ke Baitul Mal, dompet dhuafa, rumah yatim piatu, ke mesjid, ke lembaga penerima sedekah lain, dan juga lembaga charity maupun tempat-tempat ibadah lain sesuai dengan kepercayaan yang dianut, dengan caranya masing-masing.

Silahkan membaca FAQ berikut dan link buat pendaftaran sesi SDN Webex pertama hari Minggu 27 Juli 2014 jam 1 siang WIB ada di bagian bawah.

Regards,
Himawan Nugroho
Chairman at Jawdat Teknologi Indonesia
Solutions Architect at Cisco Systems
3xCCIE#8171 (R&S, Sec, SP), CCDE#2013::18

Apa tujuan dari SDN Webex?
Belajar teknologi Software Defined Network dari teori sampai contoh implementasi

Apa topik yang akan dibawakan?
Semuanya tentang SDN dengan fokus pembahasan dari berbagai sudut yang berbeda karena pembicaranya adalah professional yang sekarang bekerja di perusahaan global yang berlainan. Sesi pertama pembicaranya adalah Hinwoto dari Cisco. Sesi kedua pembicaranya Dwi dari Cyan. Dan sesi selanjutnya akan dibawakan oleh Irzan dari Juniper

Bagaimana format acara?
Sesi webex selama 1-2 jam, di mana pembicara akan presentasi tentang materi disertai tanya jawab langsung

Siapa pembicaranya?
Sementara ini sudah ada Hinwoto, Dwi dan Irzan. Mudah-mudahan akan ada rekan-rekan pembicara lain yang tertarik bergabung

Apakah harus menyumbang 100 ribu rupiah seperti Ramadan Webex?
Tidak perlu. Tapi jika ingin meneruskan kebiasaan belajar sambil beramal, terutama di bulan suci Ramadan ini, kami persilahkan

Kemana harus membayar jika mau menyumbang?
Bisa ke Baitul Mal, dompet dhuafa, rumah yatim piatu, ke mesjid, ke lembaga penerima sedekah lain, dan juga lembaga charity maupun tempat-tempat ibadah lain sesuai dengan kepercayaan yang dianut

Apakah harus lapor dan kirim bukti kalau benar menyumbang?
Tidak perlu. Urusan pembayaran itu urusan pribadi masing-masing orang dengan Nya

Bagaimana cara mendaftar buat sesi SDN Webex?
Gunakan link berikut untuk sesi hari Minggu 27 Juli 2014:
https://cisco.webex.com/ciscosales/j.php?ED=277182437&RG=1&UID=2372055507&RT=MiMxNTQ%3D

Untuk Email tolong di isi dengan benar karena link webex invite akan dikirimkan ke sana. Semua pendaftar akan kita coba approve paling lambat sehari sebelum sesi.

Tuesday, July 15, 2014

Ramadan Webex 3: Data Center Interconnect


Ramadan Kareem.

Selamat menjalankan ibadah puasa buat yg beragama Islam. Dan mohon maaf lahir batin sebelumnya.

Di bulan Ramadan ini kami dari Jawdat mengajak rekan-rekan buat belajar sambil beramal, dengan mengadakan acara “Ramadan Webex” yaitu sesi virtual meeting webex setiap hari Minggu jam 1 siang WIB dengan berbagai topik berhubungan dengan teknologi jaringan komputer. Alhamdulillah dari 2 sesi Ramadan Webex di minggu sebelumnya ada lebih dari 120 peserta yang berpartisipasi.

Topik ketiga untuk hari Minggu, 20 Juli 2014 adalah Data Center Interconnection Technology, di mana Indra Prasetyo akan melanjutkan cerita tentang Budi dan Pandawa 5 Networks yang memiliki Data Center di beberapa tempat yang berbeda.

Terjadi perubahan peran pada Data Center dan IT secara keseluruhan, dimana ada perubahan pada environment aplikasi, keperluan akses aplikasi kapanpun dan dimanapun, ditambah dengan tuntutan Data Center untuk bisa beradaptasi dengan proses bisnis. Bagaimana Data Center kita bisa mengakomodir tantangan-tantangan tersebut? Salah satunya adalah dengan membuat Interkoneksi antar Data Center. Bagaimana kita bisa melakukannya? Teknologi apa saja yang memungkinkan untuk menginterkoneksikan Data Center tersebut? Pada sesi Ramadan Webex ini akan dibahas mengenai gambaran besar mengapa kita memerlukan Interkoneksi antara Data Center dan juga pembahasan teknologi-teknologi yang memungkinkan kita untuk menginterkoneksikan Data Center tersebut, seperti L2TP, VPLS dan OTV beserta teknologi-teknologi pendukungnya.

Biaya untuk ikut: menyumbang Rp 100,000,- per peserta per sesi.

Pembayaran dapat dilakukan ke Baitul Mal, dompet dhuafa, rumah yatim piatu, ke mesjid, ke lembaga penerima sedekah lain, dan juga lembaga charity maupun tempat-tempat ibadah lain sesuai dengan kepercayaan yang dianut, dengan caranya masing-masing.

Silahkan membaca FAQ berikut dan link buat pendaftaran sesi pertama hari Minggu 20 Juli 2014 jam 1 siang WIB ada di bagian bawah.

Regards,
Himawan Nugroho
Chairman at Jawdat Teknologi Indonesia
Solutions Architect at Cisco Systems
3xCCIE#8171 (R&S, Sec, SP), CCDE#2013::18

Apa tujuan dari Ramadan Webex?
Belajar teknologi jaringan komputer seperti NGN sambil beramal

Apa topik yang akan dibawakan?
Minggu pertama topiknya adalah NGN. Minggu kedua topik pembahasan tentang IPv6. Topik minggu ini adalah Data Center Interconnect. Topik selanjutnya masih dipikirkan dan bisa tentang LISP sampai SDN

Bagaimana format acara?
Sesi webex selama 1-2 jam, di mana pembicara akan presentasi tentang materi disertai tanya jawab langsung

Siapa pembicaranya?
Sementara ini baru ada saya dan Indra Prasetyo. Mudah-mudahan akan ada rekan-rekan pembicara lain yang tertarik bergabung

Mengapa harus menyumbang 100 ribu rupiah?
Sambil belajar sambil beramal, terutama di bulan suci Ramadan ini. Setiap pembicara pun harus membayar sebelum bisa presentasi

Kemana harus membayar?
Bisa ke Baitul Mal, dompet dhuafa, rumah yatim piatu, ke mesjid, ke lembaga penerima sedekah lain, dan juga lembaga charity maupun tempat-tempat ibadah lain sesuai dengan kepercayaan yang dianut

Apakah harus lapor dan kirim email beserta bukti pembayaran?
Tidak perlu. Urusan pembayaran itu urusan pribadi masing-masing orang dengan Nya

Bagaimana jika tidak mampu bayar?
Use your own judgement. Apakah memang benar-benar tidak bisa membayar? Apalagi setiap pembayaran yang dilakukan akan mendapat ganjaran baik langsung di dunia ini dan di after life

Bagaimana jika saya tidak bayar tapi tetap mendaftar?
Kita tidak akan mempermasalahkan. Kita tidak akan menanyakan. Itu urusan pribadi masing-masing orang dengan yang di atas

Bagaimana jika saya benar-benar tidak mampu menyumbang 100 ribu?

Silahkan menyumbang semampunya, kemudian mendaftar dan ikut sesi ini

Bagaimana cara mendaftar setelah menyumbang?
Gunakan link berikut untuk sesi hari Minggu 20 Juli 2014:
https://cisco.webex.com/ciscosales/j.php?ED=276053237&RG=1&UID=2365336897&RT=MiMxNTQ%3D

Untuk Email tolong di isi dengan benar karena link webex invite akan dikirimkan ke sana. Semua pendaftar akan kita coba approve paling lambat sehari sebelum sesi.