Tuesday, July 22, 2014

SDN Webex for Indonesia!


Di bulan Ramadan ini kami dari Jawdat mengadakan acara “Ramadan Webex” yaitu sesi virtual meeting webex setiap hari Minggu jam 1 siang WIB dengan berbagai topik berhubungan dengan teknologi jaringan komputer. Tujuannya adalah untuk mengajak rekan-rekan buat belajar sambil beramal. Jawdat Ramadan Webex tahun ini membahas sesi membangun network dari 0 sampai menjadi NGN, lalu transisi ke IPv6 dan interkoneksi Data Center.
 
Alhamdulillah total partisipasi dari 3 sesi Ramadan Webex yang lalu mencapai 200 orang lebih! Terima kasih buat semua peserta dan pembicara yang sudah mensukseskan inisiatif ini, dan mudah-mudahan bermanfaat.

Dalam rangka menyambut hari kemerdekaan Indonesia bulan depan, setiap 2 minggu sekali dimulai minggu ini kita akan mengadakan "SDN Webex for Indonesia". Pembahasan berfokus di teknologi Software Defined Network dari teori sampai contoh implementasi, dengan pembicara rekan-rekan professional Indonesia yang bekerja di perusahan global seperti Cisco Systems, Cyan Inc dan Juniper Networks.

Sesi SDN pertama hari Minggu 27 Juli 2014 jam 1 siang WIB akan dibawakan oleh Hinwoto yang akan membahas SDN pada Service Provider (SP) masa depan

Sesi ini berfokus pada bagaimana pengembangan SDN pada SP atau Operator Telekomunikasi dan Service. Jaringan SP yang semakin rumit dan besar menyebabkan keterbatasan fleksibilitas SP dalam layanan dan support. Adopsi teknologi SDN pada SP dapat membantu evolusi jaringan SP masa depan menjadi lebih fleksibel, lebih otomatis, lebih cepat dan keunggulan support serta inovasi layanan. Sesi ini akan menjelaskan gambaran umum tentang SDN, bagaimana evolusi dan inovasi SP masa depan, dan bagaimana adopsi teknologi disertai demo teknologi SDN di SP.

Biaya untuk ikut: gratis.

Buat yang masih ingin menyumbang Rp 100,000,- per peserta per sesi seperti sesi Ramadan Webex yang lalu, kami persilahkan. Pembayaran dapat dilakukan ke Baitul Mal, dompet dhuafa, rumah yatim piatu, ke mesjid, ke lembaga penerima sedekah lain, dan juga lembaga charity maupun tempat-tempat ibadah lain sesuai dengan kepercayaan yang dianut, dengan caranya masing-masing.

Silahkan membaca FAQ berikut dan link buat pendaftaran sesi SDN Webex pertama hari Minggu 27 Juli 2014 jam 1 siang WIB ada di bagian bawah.

Regards,
Himawan Nugroho
Chairman at Jawdat Teknologi Indonesia
Solutions Architect at Cisco Systems
3xCCIE#8171 (R&S, Sec, SP), CCDE#2013::18

Apa tujuan dari SDN Webex?
Belajar teknologi Software Defined Network dari teori sampai contoh implementasi

Apa topik yang akan dibawakan?
Semuanya tentang SDN dengan fokus pembahasan dari berbagai sudut yang berbeda karena pembicaranya adalah professional yang sekarang bekerja di perusahaan global yang berlainan. Sesi pertama pembicaranya adalah Hinwoto dari Cisco. Sesi kedua pembicaranya Dwi dari Cyan. Dan sesi selanjutnya akan dibawakan oleh Irzan dari Juniper

Bagaimana format acara?
Sesi webex selama 1-2 jam, di mana pembicara akan presentasi tentang materi disertai tanya jawab langsung

Siapa pembicaranya?
Sementara ini sudah ada Hinwoto, Dwi dan Irzan. Mudah-mudahan akan ada rekan-rekan pembicara lain yang tertarik bergabung

Apakah harus menyumbang 100 ribu rupiah seperti Ramadan Webex?
Tidak perlu. Tapi jika ingin meneruskan kebiasaan belajar sambil beramal, terutama di bulan suci Ramadan ini, kami persilahkan

Kemana harus membayar jika mau menyumbang?
Bisa ke Baitul Mal, dompet dhuafa, rumah yatim piatu, ke mesjid, ke lembaga penerima sedekah lain, dan juga lembaga charity maupun tempat-tempat ibadah lain sesuai dengan kepercayaan yang dianut

Apakah harus lapor dan kirim bukti kalau benar menyumbang?
Tidak perlu. Urusan pembayaran itu urusan pribadi masing-masing orang dengan Nya

Bagaimana cara mendaftar buat sesi SDN Webex?
Gunakan link berikut untuk sesi hari Minggu 27 Juli 2014:
https://cisco.webex.com/ciscosales/j.php?ED=277182437&RG=1&UID=2372055507&RT=MiMxNTQ%3D

Untuk Email tolong di isi dengan benar karena link webex invite akan dikirimkan ke sana. Semua pendaftar akan kita coba approve paling lambat sehari sebelum sesi.

Tuesday, July 15, 2014

Ramadan Webex 3: Data Center Interconnect


Ramadan Kareem.

Selamat menjalankan ibadah puasa buat yg beragama Islam. Dan mohon maaf lahir batin sebelumnya.

Di bulan Ramadan ini kami dari Jawdat mengajak rekan-rekan buat belajar sambil beramal, dengan mengadakan acara “Ramadan Webex” yaitu sesi virtual meeting webex setiap hari Minggu jam 1 siang WIB dengan berbagai topik berhubungan dengan teknologi jaringan komputer. Alhamdulillah dari 2 sesi Ramadan Webex di minggu sebelumnya ada lebih dari 120 peserta yang berpartisipasi.

Topik ketiga untuk hari Minggu, 20 Juli 2014 adalah Data Center Interconnection Technology, di mana Indra Prasetyo akan melanjutkan cerita tentang Budi dan Pandawa 5 Networks yang memiliki Data Center di beberapa tempat yang berbeda.

Terjadi perubahan peran pada Data Center dan IT secara keseluruhan, dimana ada perubahan pada environment aplikasi, keperluan akses aplikasi kapanpun dan dimanapun, ditambah dengan tuntutan Data Center untuk bisa beradaptasi dengan proses bisnis. Bagaimana Data Center kita bisa mengakomodir tantangan-tantangan tersebut? Salah satunya adalah dengan membuat Interkoneksi antar Data Center. Bagaimana kita bisa melakukannya? Teknologi apa saja yang memungkinkan untuk menginterkoneksikan Data Center tersebut? Pada sesi Ramadan Webex ini akan dibahas mengenai gambaran besar mengapa kita memerlukan Interkoneksi antara Data Center dan juga pembahasan teknologi-teknologi yang memungkinkan kita untuk menginterkoneksikan Data Center tersebut, seperti L2TP, VPLS dan OTV beserta teknologi-teknologi pendukungnya.

Biaya untuk ikut: menyumbang Rp 100,000,- per peserta per sesi.

Pembayaran dapat dilakukan ke Baitul Mal, dompet dhuafa, rumah yatim piatu, ke mesjid, ke lembaga penerima sedekah lain, dan juga lembaga charity maupun tempat-tempat ibadah lain sesuai dengan kepercayaan yang dianut, dengan caranya masing-masing.

Silahkan membaca FAQ berikut dan link buat pendaftaran sesi pertama hari Minggu 20 Juli 2014 jam 1 siang WIB ada di bagian bawah.

Regards,
Himawan Nugroho
Chairman at Jawdat Teknologi Indonesia
Solutions Architect at Cisco Systems
3xCCIE#8171 (R&S, Sec, SP), CCDE#2013::18

Apa tujuan dari Ramadan Webex?
Belajar teknologi jaringan komputer seperti NGN sambil beramal

Apa topik yang akan dibawakan?
Minggu pertama topiknya adalah NGN. Minggu kedua topik pembahasan tentang IPv6. Topik minggu ini adalah Data Center Interconnect. Topik selanjutnya masih dipikirkan dan bisa tentang LISP sampai SDN

Bagaimana format acara?
Sesi webex selama 1-2 jam, di mana pembicara akan presentasi tentang materi disertai tanya jawab langsung

Siapa pembicaranya?
Sementara ini baru ada saya dan Indra Prasetyo. Mudah-mudahan akan ada rekan-rekan pembicara lain yang tertarik bergabung

Mengapa harus menyumbang 100 ribu rupiah?
Sambil belajar sambil beramal, terutama di bulan suci Ramadan ini. Setiap pembicara pun harus membayar sebelum bisa presentasi

Kemana harus membayar?
Bisa ke Baitul Mal, dompet dhuafa, rumah yatim piatu, ke mesjid, ke lembaga penerima sedekah lain, dan juga lembaga charity maupun tempat-tempat ibadah lain sesuai dengan kepercayaan yang dianut

Apakah harus lapor dan kirim email beserta bukti pembayaran?
Tidak perlu. Urusan pembayaran itu urusan pribadi masing-masing orang dengan Nya

Bagaimana jika tidak mampu bayar?
Use your own judgement. Apakah memang benar-benar tidak bisa membayar? Apalagi setiap pembayaran yang dilakukan akan mendapat ganjaran baik langsung di dunia ini dan di after life

Bagaimana jika saya tidak bayar tapi tetap mendaftar?
Kita tidak akan mempermasalahkan. Kita tidak akan menanyakan. Itu urusan pribadi masing-masing orang dengan yang di atas

Bagaimana jika saya benar-benar tidak mampu menyumbang 100 ribu?

Silahkan menyumbang semampunya, kemudian mendaftar dan ikut sesi ini

Bagaimana cara mendaftar setelah menyumbang?
Gunakan link berikut untuk sesi hari Minggu 20 Juli 2014:
https://cisco.webex.com/ciscosales/j.php?ED=276053237&RG=1&UID=2365336897&RT=MiMxNTQ%3D

Untuk Email tolong di isi dengan benar karena link webex invite akan dikirimkan ke sana. Semua pendaftar akan kita coba approve paling lambat sehari sebelum sesi.

Monday, July 7, 2014

Ramadan Webex 2: IPv6



Ramadan Kareem.

Selamat menjalankan ibadah puasa buat yg beragama Islam. Dan mohon maaf lahir batin sebelumnya.

Di bulan Ramadan ini kami dari Jawdat mengajak rekan-rekan buat belajar sambil beramal, dengan mengadakan acara “Ramadan Webex” yaitu sesi virtual meeting webex setiap hari Minggu jam 1 siang WIB dengan berbagai topik berhubungan dengan teknologi jaringan komputer khususnya di Next Generation Networks (NGN).

Topik kedua untuk hari Minggu, 13 Juli 2014 adalah IPv6: Beyond Address Exhaustion, di mana saya akan melanjutkan cerita tentang Budi dan Pandawa 5 Networks yang ingin melakukan proses transisi ke IPv6. Pembahasan mencakup IPv6 Transition Strategy and Technologies, IPv6 Management, IPv6 over MPLS sampai ke IPv6 Deployment and Planning.

Biaya untuk ikut: menyumbang Rp 100,000,- per peserta per sesi.

Pembayaran dapat dilakukan ke Baitul Mal, dompet dhuafa, rumah yatim piatu, ke mesjid, ke lembaga penerima sedekah lain, dan juga lembaga charity maupun tempat-tempat ibadah lain sesuai dengan kepercayaan yang dianut, dengan caranya masing-masing.

Silahkan membaca FAQ berikut dan link buat pendaftaran sesi pertama hari Minggu 13 Juli 2014 jam 1 siang WIB ada di bagian bawah.

Regards,
Himawan Nugroho
Chairman at Jawdat Teknologi Indonesia
Solutions Architect at Cisco Systems
3xCCIE#8171 (R&S, Sec, SP), CCDE#2013::18

Apa tujuan dari Ramadan Webex?
Belajar teknologi jaringan komputer seperti NGN sambil beramal

Apa topik yang akan dibawakan?
Minggu lalu topiknya adalah NGN. Minggu kedua topik pembahasan tentang IPv6. Topik berikutnya masih dipikirkan dan bisa tentang LISP sampai SDN

Bagaimana format acara?
Sesi webex selama 1-2 jam, di mana pembicara akan presentasi tentang materi disertai tanya jawab langsung

Siapa pembicaranya?
Sementara ini baru ada saya sendiri. Mudah-mudahan akan ada rekan-rekan pembicara lain yang tertarik bergabung

Mengapa harus menyumbang 100 ribu rupiah?
Sambil belajar sambil beramal, terutama di bulan suci Ramadan ini. Setiap pembicara pun harus membayar sebelum bisa presentasi

Kemana harus membayar?
Bisa ke Baitul Mal, dompet dhuafa, rumah yatim piatu, ke mesjid, ke lembaga penerima sedekah lain, dan juga lembaga charity maupun tempat-tempat ibadah lain sesuai dengan kepercayaan yang dianut

Apakah harus lapor dan kirim email beserta bukti pembayaran?
Tidak perlu. Urusan pembayaran itu urusan pribadi masing-masing orang dengan Nya

Bagaimana jika tidak mampu bayar?
Use your own judgement. Apakah memang benar-benar tidak bisa membayar? Apalagi setiap pembayaran yang dilakukan akan mendapat ganjaran baik langsung di dunia ini dan di after life

Bagaimana jika saya tidak bayar tapi tetap mendaftar?
Kita tidak akan mempermasalahkan. Kita tidak akan menanyakan. Itu urusan pribadi masing-masing orang dengan yang di atas

Bagaimana jika saya benar-benar tidak mampu menyumbang 100 ribu?

Silahkan menyumbang semampunya, kemudian mendaftar dan ikut sesi ini

Bagaimana cara mendaftar setelah menyumbang?
Gunakan link berikut untuk sesi hari Minggu 13 Juli 2014:
https://cisco.webex.com/ciscosales/j.php?ED=275029157&RG=1&UID=2359114157&RT=MiMxNTQ%3D

Untuk Email tolong di isi dengan benar karena link webex invite akan dikirimkan ke sana. Semua pendaftar akan kita coba approve paling lambat sehari sebelum sesi.

Wednesday, July 2, 2014

Jawdat Ramadan Webex is Back!


Ramadan Kareem.

Selamat menjalankan ibadah puasa buat yg beragama Islam. Dan mohon maaf lahir batin sebelumnya.

Di bulan Ramadan ini kami dari Jawdat mengajak rekan-rekan buat belajar sambil beramal, dengan mengadakan acara “Ramadan Webex” yaitu sesi virtual meeting webex setiap hari Minggu jam 1 siang WIB dengan berbagai topik berhubungan dengan teknologi jaringan komputer khususnya di Next Generation Networks (NGN).

Topik pertama untuk hari Minggu, 6 Juli 2014 adalah Next Generation Networks (NGN), sesi yang saya presentasikan di IDNOG minggu lalu, di mana saya menjelaskan contoh transformasi design dari legacy network menjadi NGN yang multi-service, resilient dan converged. Di tambah sekitar 40 slides untuk membuat penjelasan menjadi lebih detil.

Biaya untuk ikut: menyumbang Rp 100,000,- per peserta per sesi.

Pembayaran dapat dilakukan ke Baitul Mal, dompet dhuafa, rumah yatim piatu, ke mesjid, ke lembaga penerima sedekah lain, dan juga lembaga charity maupun tempat-tempat ibadah lain sesuai dengan kepercayaan yang dianut, dengan caranya masing-masing.

Silahkan membaca FAQ berikut dan link buat pendaftaran sesi pertama hari Minggu 6 Juli 2014 jam 1 siang WIB ada di bagian bawah.

Regards,
Himawan Nugroho
Chairman at Jawdat Teknologi Indonesia
Solutions Architect at Cisco Systems
3xCCIE#8171 (R&S, Sec, SP), CCDE#2013::18

Apa tujuan dari Ramadan Webex?
Belajar teknologi jaringan komputer seperti NGN sambil beramal

Apa topik yang akan dibawakan?
Topik pertama adalah tentang NGN, presentasi yang dibawakan di acara IDNOG minggu lalu. Topik berikutnya masih dipikirkan dan bisa tentang IPv6, LISP sampai SDN

Bagaimana format acara?
Sesi webex selama 1-2 jam, di mana pembicara akan presentasi tentang materi disertai tanya jawab langsung

Siapa pembicaranya?
Sementara ini baru ada saya sendiri. Mudah-mudahan akan ada rekan-rekan pembicara lain yang tertarik bergabung

Mengapa harus menyumbang 100 ribu rupiah?
Sambil belajar sambil beramal, terutama di bulan suci Ramadan ini. Setiap pembicara pun harus membayar sebelum bisa presentasi

Kemana harus membayar?
Bisa ke Baitul Mal, dompet dhuafa, rumah yatim piatu, ke mesjid, ke lembaga penerima sedekah lain, dan juga lembaga charity maupun tempat-tempat ibadah lain sesuai dengan kepercayaan yang dianut

Apakah harus lapor dan kirim email beserta bukti pembayaran?
Tidak perlu. Urusan pembayaran itu urusan pribadi masing-masing orang dengan Nya

Bagaimana jika tidak mampu bayar?
Use your own judgement. Apakah memang benar-benar tidak bisa membayar? Apalagi setiap pembayaran yang dilakukan akan mendapat ganjaran baik langsung di dunia ini dan di after life

Bagaimana jika saya tidak bayar tapi tetap mendaftar?
Kita tidak akan mempermasalahkan. Kita tidak akan menanyakan. Itu urusan pribadi masing-masing orang dengan yang di atas

Bagaimana jika saya benar-benar tidak mampu menyumbang 100 ribu?

Silahkan menyumbang semampunya, kemudian mendaftar dan ikut sesi ini

Bagaimana cara mendaftar setelah menyumbang?
Gunakan link berikut untuk sesi hari Minggu 6 Juli 2014:
https://cisco.webex.com/ciscosales/j.php?ED=274373912&RG=1&UID=2355586607&RT=MiMxNTQ%3D 

Untuk Email tolong di isi dengan benar karena link webex invite akan dikirimkan ke sana. Semua pendaftar akan kita coba approve paling lambat sehari sebelum sesi.

Thursday, June 5, 2014

NGN di IDNOG, NGN di Jawdat

Insha Allah jika tidak ada halangan saya akan menjadi pembicara di acara IDNOG pertama di Jakarta tanggal 24 Juni nanti. Ada banyak pembicara berkualitas yang akan hadir membawakan berbagai topik menarik, dan saya diberi kesempatan untuk membawakan materi tentang Next Generation Networks (NGN). Rencananya saya akan mempresentasikan transformasi design dari legacy network menjadi NGN yang multi-service, resilient dan converged.

Silahkan menghubungi IDNOG langsung sebagai penyelenggara acara ini jika tertarik untuk datang. Terakhir saya lihat di website registrasi sudah ditutup.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Saya juga akan menggunakan kesempatan datang ke Jakarta untuk mengadakan IP NGN workshop tanggal 23-26 Juni. Jika di IDNOG saya akan bicara singkat tentang transformasi design, di NGN workshop peserta akan mendapat kesempatan buat belajar arsitektur dan design secara lebih detil dan melakukan implementasi di lab. Workshop ini berdasarkan prinsip Network, Skill, Experience bertujuan untuk mencetak para Global Consultant baru di dunia jaringan komputer dan teknologi NGN, sekalian untuk mendanai perjalanan saya ke Indonesia.

Ini adalah training unik NGN satu-satunya di Indonesia yang menggabungkan skill design, skill hands-on dengan teori, dan implementasi best practice:
- 4-hari workshop interaktif di kelas
- memberikan “big picture” yaitu solusi IP NGN secara keseluruhan
- mengajarkan arsitektur dan design IP NGN secara mendalam
- mengajarkan berbagai teknologi IP NGN dari Physical Network Design, IPv6 sampai QoS dan HA
- hands on menggunakan lab Cisco IOS dan IOS XR. Topologi dibuat sesuai dengan contoh implementasi NGN di SP besar
- melatih design skill dan implementasi berdasarkan best practice
- membangun NGN Core, Edge, Internet dan VPN services sebagai team
- memberi project experience dengan individual assessment, group assignment, presentasi dan lain-lain
- cerita pengalaman project IP NGN di berbagai negara untuk perbandingan

Saya akan mengajar langsung workshop ini. Kelas akan diadakan dalam bahasa Indonesia.

Silahkan menghubungi info@jawdat.com informasi lebih detil.

Saturday, May 31, 2014

Menunda Bukan Mengubur Mimpi


Di tulisan yang lalu saya menyebutkan bahwa Jawdat akan menginisiasi upaya untuk membuat router nasional dengan kode project #RouterGaruda. Project ini sudah diperkenalkan pada saat kunjungan ke universitas di Medan dan Balikpapan, walau rencananya akan diluncurkan bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei yang lalu. Tujuan inisiatif ini adalah untuk menghidupkan semangat Research & Development di Indonesia, agar kita mau mulai menjadi produsen tidak hanya sebagai konsumen. Selain itu kita rencananya akan menggunakan kesempatan untuk mencari talenta-talenta muda dari Indonesia yang akan direkrut untuk menjadi anggota team.

Kita melihat untuk membuat produk router sendiri diperlukan ilmu, pengalaman, model bisnis dan sumber daya manusia. Ilmu sudah banyak dikumpulkan karena baik pencetus maupun simpatisan ide ini berasal dari orang-orang Indonesia yang sudah lama berkecimpung di industri jaringan komputer dan telekomunikasi di berbagai belahan dunia. Untuk pengalaman kita sempat belajar tentang supply chain untuk produksi ke beberapa pebisnis dari Indonesia maupun dari luar yang sudah berhasil membuat produk computer networking sendiri. Tentunya ini dengan asumsi router yang akan dihasilkan berupa hardware, karena alternatif lain produk router adalah yang berupa virtualized network function seperti Cisco CSR1000v atau network software yang bisa dipasang di hardware apapun seperti buatan Cumulus Network. Model bisnis tidak menjadi fokus utama karena tujuan hari ini adalah baru sampai ke pembuatan prototype atau yang biasa disebut Minimum Viable Product (MVP). Sehingga fokus pertama kita adalah mencari atau membentuk Sumber Daya Manusia.

Oleh karena itu tadinya kita berniat meluncurkan kompetisi men design router untuk para mahasiswa sebagai cara untuk menjaring talenta muda. Rencana awal adalah dengan meluncurkan kompetisi ini pada tanggal 2 Mei dan pengumuman pemenang pada saat peringatan hari kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus. Pemenang yang bisa berupa individu maupun team akan mendapat hadiah uang tunai dan ditawarkan untuk bekerja di Jawdat, bisa langsung atau nanti setelah lulus kuliah, untuk berusaha membuat ide dan hasil design nya menjadi kenyataan.

Sayangnya karena ada masalah non-teknis ide ini tidak jadi diluncurkan pada tanggal 2 Mei. Saya pribadi masih sempat optimis kita akan tetap mengumumkan kompetisi ini di bulan yang sama. Setelah melalui diskusi dan berbagai pertimbangan beberapa minggu, pada hari ini saya menyatakan ide ini ditunda sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan.

Ideas are cheap. Execution is everything.

Saya tidak akan membuat banyak alasan mengapa Jawdat harus menunda eksekusi ide ini. Saya selaku Chairman dari Jawdat Teknologi Indonesia hanya bisa memohon maaf untuk penundaan ini. Dan mudah-mudahan ketika waktunya tepat, Jawdat akan bisa meluncurkan program ini kembali di masa depan.

Terima kasih buat para pencetus ide maupun simpatisan, dan semua pihak yang sudah bersemangat mengembangkan ide ini.

Tuesday, March 11, 2014

Mengubah Persepsi di Medan, Balikpapan, dan #RouterGaruda


Saya sekarang sedang berada di Dubai International airport, menunggu penerbangan ke Jakarta. Insha Allah jika semua lancar hari Kamis - Jum'at tanggal 13-14 Maret ini saya dan team Jawdat akan mengunjungi USU Medan dan STIKOM Balikpapan untuk membawakan seminar "Mengubah Persepsi Professional Indonesia di Global Market". Selain akan berbagi cerita dan pengalaman bekerja di berbagai negara, saya juga akan memberikan informasi tentang trend terbaru di industri computer networking seperti SDN dan IoE.

Seminar ini diadakan untuk menjawab undangan dari berbagai universitas di daerah. Tidak ada niat untuk menjadikan ini ajang untuk mengumpulkan dana. Bukan juga untuk mencari publikasi. Tidak ada niat untuk menjadi terkenal. Apalagi melakukan kampanye partai politik terselubung :) Semua biaya dari penerbangan sampai akomodasi ditanggung oleh Jawdat sendiri. Kita sudah merasa terhormat untuk diundang, dan tidak meminta apa-apa dari pihak universitas selain mengharap diberi ruangan dan projector. Team Jawdat yg ikut tidak mendapat keuntungan finansial, malah kita semua mengambil cuti pribadi.

Lalu mengapa mau repot-repot mengunjungi berbagai universitas di daerah?

Karena kita di Jawdat punya mimpi. Mimpi untuk melihat lebih banyak orang Indonesia berkompetisi di global market baik di dalam maupun luar negri. Mimpi melihat konsultan Indonesia mengambil alih pekerjaan di negri sendiri yang sampai sekarang masih banyak dilakukan oleh konsultan asing. Mimpi bisa menghasilkan lebih banyak professional Indonesia yang memiliki pola pikir global.

Dan di Jawdat kita percaya bahwa untuk mewujudkan mimpi-mimpi itu kita harus mengajak semua orang, baik professional maupun mahasiswa Indonesia, untuk mengubah persepsi.

Persepsi apa yang mau diubah?

Persepsi dunia tentang Indonesia. Persepsi perusahaan global yang tidak memandang Indonesia sebagai sumber resource para professional kompeten. Persepsi perusahaan Indonesia yang masih menganggap skill professional kita masih kalah dari skill professional bangsa lain sehingga memilih untuk memperkerjakan professional asing.

Dan satu persepsi lain yang ingin kita ubah: persepsi bahwa Indonesia adalah negri konsumen.

FaceBook memasukkan Indonesia sebagai top 10 country dengan jumlah user yang melebihi 70 juta orang. Blackberry meluncurkan handset terbaru Z3 dengan kode 'Jakarta' yg akan diperkenalkan pertama kali buat orang Indonesia. Trending topic membahas para selebriti Indonesia bisa membuat server Twitter kewalahan. Persepsi apa yang terlihat di sana? Bahwa Indonesia adalah negri konsumen. Jumlah penduduk yang banyak membuat kita selalu menjadi target pemasaran dari produsen-produsen barang maupun service dari luar negri.

Di bidang computer networking pun kita hanya bisa menjadi konsumen. Konsumen dari produk networking. Konsumen dari router dan switch buatan luar negri. Konsumen dari program sertifikasi. Dan lain-lain.

Untuk mengubah persepsi itu, Jawdat memberanikan diri menginisiasi upaya untuk membuat router nasional dengan kode project #RouterGaruda. Project ini akan mulai diperkenalkan pada saat kunjungan ke Medan dan Balikpapan, walau secara resmi akan kita luncurkan bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional. Kita memang akan melibatkan para mahasiswa dan pihak akademisi untuk bisa mewujudkan ide router nasional ini.

Di Jawdat latar belakang kita memang berasal dari berbagai perusahaan produsen produk computer networking maupun perusahaan telekomunikasi global. Tapi kita terus terang tidak punya pengalaman mendalam dalam hal memproduksi barang. Tapi kita melihat itu justru sebagai peluang. Peluang untuk mencoba melakukan hal yang belum pernah dilakukan. Peluang untuk menghidupkan semangat Research & Development di Indonesia. Peluang untuk mengubah persepsi.

Silahkan tunggu informasi berikutnya dari project #RouterGaruda.

Himawan Nugroho
Co-founder and Chairman
Jawdat Teknologi Indonesia
"Transforming Generations"
www.jawdat.com